Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2018

Surat dari Bapak Taryudi

Gambar
            Aku terbangun dari kursi setelah mendengar bel rumah berbunyi empat kali. Dan benar, ada tukang pos yang sudah menunggu di depan pintu.             “Maaf, Pak. Apakah alamat ini benar rumah ini?”             “Iya benar. Surat untuk siapa, ya?”             “Di sini tertera untuk Anas Prasetya. Beliau ada, Pak?”             “Dengan saya sendiri” Lalu diberikan sepucuk surat yang kemudian disusul dengan permintaan tanda tangan dari tukang pos. Pada surat tetera nama Taryudi sebagai pengirim dengan alamatnya. “Oh, Bapak Taryudi dari Ujung Negoro” kenangku. Kemudian aku berjalan menuju kursi sembari mengingat-ingat tentang Pak Taryudi.         ...